Satu WNI Sandera Abu Sayyaf Berhasil Meloloskan Diri

rumah sakit jiwa
Ilustrasi melarikan diri/ beritasatu

JAKARTA – Salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) dari korban sandera Abu Sayyaf dikabarkan berhasil meloloskan diri dari kelompok militan Abu Sayyaf dan kini sudah dilindungi Kepolisian Sulu.

Kebenaran tersebut dikonfirmasi Direktur Perlindungan WNI Kementerian luar Negeri Muhammad Iqbal, yang mengatakan pemerintah sudah mendapat kabar sejak Rabu (17/8) pagi bahwa Muhamad Sofyan, awak kapal TB Charles yang diculik beberapa waktu lalu, berhasil lolos dengan usahanya sendiri.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina. Pukul 13.00 hari ini Menlu Retno Marsudi sudah berkomunikasi dengan Menlu Filipina dan memperoleh konfirmasi mengenai akan hal itu, dan saat ini Muhammad Sofyan sudah berada di tangan Kepolisian Sulu.” katanya, seperti diberitakan BBC Indonesia.

Ia menambahkan saat ini tim dari KBRI Manila dan KJRI Davao sudah menuju ke Zamboanga City untuk menangani proses selanjutnya dan memastikan kondisi kesehatan Sofyan.

Sebelumnya, dua hari lalu telah terjaid gencatan senjata demi membebaskan para sandera, “Kami memproleh info bahwa sejak dua hari lalu gencatan senjata itu telah berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu situs GMA News Filipina melansir bahwa Muhamad Sofyan ditemukan oleh penduduk di pesisir Barangay Bual, kota Luuk sekitar pukul 7:30 (06:30 WIB). Sofyan mengaku meloloskan diri dari para penculiknya yang mengancam untuk memenggal kepalanya.

Sofyan yang merupakan satu dari tujuh WNI yang diculik Abu Sayyaf tanggal 23 Juni lalu berhasil melepaskan diri dari para penculiknya di kawasan hutan bakau atau mangrove.

Advertisement