Sebanyak 16 Daerah di Sumbar Belum Terima Bantuan Terdampak Covid

Ilustrasi/ fajar.co.id

PADANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan penyaluran bantuan Jaring Pengamanan Sosial (JPS) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 baru disalurkan kepada tiga daerah atau masih ada 16 daerah yang belum menerima bantuan tersebut.

Pemprov menyerahkan bantuan itu melalui PT Pos Indonesia. Petugas pos mengantarkan bantuan ke alamat penerima. Tiga daerah yang telah mendapat bantuan adalah Padang Panjang, Sawahlunto, dan Agam.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan bantuan ke tiga daerah tersebut karena data mereka sudah lengkap. Data yang ia maksud ialah data warga penerima bantuan.

Sementara itu, dari 16 daerah yang belum disalurkan bantuan, kata Irwan, ada sembilan daerah yang sudah menyerahkan data, yakni Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang, Pariaman, Kota Solok, dan Payakumbuh.

Adapun tujuh daerah lagi belum menyerahkan data, yakni Mentawai, Kabupaten Solok, Sijunjung, Padang Pariaman, Solok Selatan, Bukittinggi, dan Limapuluh Kota.

“Semua daerah yang memasukkan data harus melalui proses verifikasi oleh tim agar tidak ada kekeliruan dalam pemberian bantuan,” tutur Irwan, dilansir CNNIndonesia.

Ia menjelaskan bahwa dana bantuan langsung tunai itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar. Terdapat 1.032.188 kepala keluarga penerima bantuan di 19 daerah di Sumbar dengan total bantuan dana Rp215 miliar.

Pada tahap pertama ini pihaknya menyerahkan bantuan untuk April dan Mei. Tiap kepala keluarga menerima Rp600 ribu per bulan.

Petugas pos menempelkan rumah penerima JPS itu dengan stiker agar tidak terjadi penyaluran bantuan ganda kepada masyarakat.

 

Advertisement