Sejumlah Bendung Sungai di Bantul Rawan Meluap

Ilustrasi/Foto:IST

YOGYAKARTA – Sejumlah bendung sungai di Bantul, Yogyakarta rawan meluap akibat hujan yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungkapkan kemungkinan tersebut,
“Hampir semua bendung sungai di Bantul rawan meluap, namun yang paling rawan itu di Bendung Klegen dan Bendung Mejing,” kata Kasi Operasi Jaringan Irigasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) Bantul, Yitno di Bantul, Jumat (23/9/2016).

Dua bendung sungai dari aliran Sungai Winongo itu aliran airnya rawan meluap karena berada di daerah hilir wilayah Bantul, meluapnya aliran sungai saat hujan biasanya diperparah akibat tumpukan sampah di pintu air bendung tersebut.

Kemungkinan lain bisa terjadi karena banjir sampah kiriman dari utara, sebab Sungai Winongo ini melintasi wilayah Yogyakarta. “Sampah-sampah di bendung itu biasanya datang dari utara semua, seperti hujan di waktu malam dua hari lalu, airnya meluap ke kanan kiri bendung,” kata Yitno.

Namun hujan deras yang mengguyur Bantul dan Kota Yogyakarta beberapa hari lalu tidak menyebabkan banjir yang menggenangi pemukiman maupun lahan pertanian di sekitarnya, luapan air langsung surut beberapa jam kemudian.

“Sampah sudah langsung dibersihkan petugas secara manual, dengan bambu dongkrak, kayu besar, cukup luar biasa sampahnya. Namun setelah bersih pintu kita buka sehingga tidak meluap sama sekali,” katanya, dikutip dari Antara.

Ia juga mengatakan, untuk mengatisipasi luapan air sungai di wilayah Bantul saat musim hujan, pihaknya terus berkoordinasi dengan juru pengairan dan penjaga pintu air untuk selalu siaga membuka pintu air jika terjadi hujan deras.

“Kami juga keliling ke lapangan saat hujan dengan intensitas tinggi, begitu juga kalau ada kabar dari utara bahwa sungai meluap kita di wilayah hilir siaga, karena meskipun di Bantul tidak hujan bisa terkena dampak hujan dari utara,” katanya.

Advertisement