JEMBER – Sejumlah rumah warga di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur diterjang angin puting beliung pada Senin (30/1/2017) malam sekitar pukul 23.45 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo, Selasa, mengatakan sebanyak lima rumah warga rusak sedang hingga ringan akibat angin puting beliung tersebut.
“Kami sudah melakukan pendataan terhadap korban angin puting beliung yang terjadi di Dusun Cangkring baru, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah,” katanya di Jember.
Berdasarkan data BPBD Jember mencatat rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut milik Nawawi (49), Slamet (45), Holib (50), Busia (50), dan Wiwik (45) yang mengalami kerusakan bagian atap rumah.
Tidak ada korban jiwa atau warga yang terluka akibat angin puting beliung tersebut, namun warga sempat panik karena sebagian atap rumahnya berhamburan karena diterjang angin kencang.
“Pihak BPBD sudah menyalurkan bantuan paket sembako kepada korban angin puting beliung untuk meringankan sedikit beban para korban bencana alam,” tuturnya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang akan terjadi selama beberapa hari ke depan di Jember terutama ancaman angin puting beliung yang tidak bisa diprediksi.
“Angin puting beliung sudah menerjang ratusan rumah di Kecamatan Pakusari dan Mumbulsari pada pertengahan Januari lalu, kini Kecamatan Jenggawah yang dilanda angin kencang tersebut, sehingga 31 kecamatan di Jember punya potensi terjadi bencana alam tersebut,” ujarnya menambahkan, dikutip dari antara.





