BEKASI – Sejumlah titik macet diprediksi akan terjadi di libur panjang Waisak yang dimulai esok hari, Kamis (11/5/2017), seperti diungkapkan Operator Tol Jakarta-Cikampek.
Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek M Icksan Kartika mengatakan sedikitnya ada tiga penyebab yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Masing-masing di Simpang Susun Cikunir, Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) serta kemacetan akibat gangguan lalu lintas.
Menurut dia, koridor Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu jalur transportasi strategis sebagai jalur distribusi arus barang dan jasa yang menuju maupun keluar Jakarta dari wilayah Jawa Barat.
“Beban lalu lintasnya memang tergolong padat dengan rata-rata lalu lintas harian mencapai 600 ribu unit kendaraan sehingga sensitif terjadi kepadatan,” katanya.
Pihaknya telah mempersiapkan sejumlah langkah antisipasi kemacetan di sejumlah lokasi yang berpotensi. Misalnya di Simpang Susun Cikunir yang menjadi arus pertemuan kendaraan dari Jakarta menuju Bekasi atau Cikampek.
“Kita akan melakukan buka tutup moveable concrete barrier pada marging ramp 5 dan ramp 1. Lalu menjaga kosistensi jumlah lajur sepanjang kolom jembatan layang serta di bawahnya. Kita juga akan menambah kapasitas lajur dari Jatiasih dan Cawang,” katanya.
Bila kemacetan bertambah parah, kata Icksan, sebagaimana dilansir Antara, akan dilakukan pengalihan sebanyak 30 persen golongan 1 yang menuju Cikampek dari lingkar luar Jakarta menuju gerbang tol Kalimalang 2 dan 70 persen tetap melalui ramp .
Selama arus libur panjang nanti, pihaknya juga menempatkan personel gabungan lalu lintas dari kepolisian, Dishub, tenaga medis, petugas pemeliharaan hingga petugas penerangan jalan umum.





