Sejumlah Wilayah di Cilacap dan Banyumas Dilanda Banjir dan Longsor

Ilustrasi

CILACAP – Sejumlah wilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah dilanda bencana banjri akibat hujan dengan intensitas lebat yang terjadi sejak Rabu siang.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra mengatakan hujan lebat yang terjadi sejak pukul 13.00 WIB mengakibatkan tanggul Sungai Angin jebol sepanjang 10 meter pada pukul 18.30 WIB.

Menurut dia, kondisi tersebut mengakibatkan permukiman warga di RT 03 RW 04 Dusun Karet, Kelurahan Sumpiuh, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, tergenang banjir.

Bahkan, kata dia, banjir akibat tanggul jebol tersebut masuk ke dalam rumah milik Mujiman dan Sudiarjo, sedangkan 11 rumah lainnya hanya tergenang di pelatarannya.

Ditambahkannya, genangan banjir mulai surut pada pukul 21.30 WIB dan tidak ada korban jiwa. Hasil koordinasi di lapangan akan dilakukan penanganan, yakni penambalan tanggul yang jebol pada hari ini, Kamis (28/10/2021).

Selain di Grumbul Karet, banjir juga dilaporkan sempat menggenangi sejumlah wilayah di Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, pada Rabu (27/10/2021) sore saat terjadi hujan lebat.

Sementara di Kabupaten Cilacap, hujan lebat yang terjadi sejak Rabu (2710) sore mengakibatkan aliran Sungai Cigegemeh dan Sungai Cilaca melimpas sehingga menggenangi sejumlah wilayah di Desa Wanareja dan Limbangan, Kecamatan Wanareja, serta Desa Salebu, Kecamatan Majenang.

Dalam rekaman video yang dibagikan melalui grup WhatsApp “Siaga Bencana Cilacap” (grup yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cilacap, red.) arus banjir yang menggenangi Pasar Karanggendot, Desa Limbangan, pada Rabu petang sangat deras hingga menghanyutkan sebuah gerobak dagangan.

Salah seorang anggota grup “Siaga Bencana Cilacap”, Bakti Kautsar Ali menginformasikan banjir di Kecamatan Wanareja melanda Dusun Cibungur, Desa Wanareja, dan Dusun Karanggendot, Desa Limbangan.

“Ada dua longsor di Dusun Cierang, Desa Limbangan, dan Desa Majingklak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tulis Bakti, dilansir Antara.

Advertisement