Jombang-Seorang petani bernama Setu (60), warga Dusun Tempuran, Desa Kedungjati, Kecamatan Kabuh, Jombang, Jatim tewas disambar petir, Minggu (23/10).
Seperti dilansir Beritajatim, saat itu korban sedang berada di area persawahan desa setempat.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, Iptu Subadar menjelaskan, peristiwa bermula ketika Setu sedang bekerja di sawah bersama tiga orang temannya. Lalu mendung hitam menutup langit disertai petir.
Korban bersama tiga temannya memutuskan untuk pulang. Namun ironis saat melangkah pulang itulah tiba-tiba kilat menyambar disertai suara menggelegar. Setu ambruk di tengah sawah.
Melihat korban ambruk, beberapa temannya bergegas melaporkan apa yang terjadi ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kabuh. Dalam sekejap, warga berdatangan untuk melihat kondisi Setu. Selain itu, perangkat desa, polisi dan petugas medis puskesmas setempat mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi korban.
“Korban kemudian dibawa ke rumah duka. Dari hasil pemeriksaan dan visum luar, tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban. Korban menderita luka bakar pada kepala, kaki, serta dada. Artinya, korban meninggal murni karena tersambar petir,” pungkas Subadar





