JENEWA– Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mencatat sepanjang tahun 2015 menjadi tahun paling mematikan bagi para pengungsi yang berusaha mencapai Eropa melalui laut.
IOM memeiliki data setidaknya di Mediterania saja tercatat 3.771 kematian.
Selain itu, diikuti oleh Asia Tenggara, terutama di Teluk Benggala, Laut Andaman, Malaysia dan Thailand, tercatat sedikitnya 800 kematian terjadi pada tahun 2015 lalu.
“Secara global, IOM memperkirakan bahwa lebih dari 5.350 migran tewas di tahun 2015. IOM juga mencatat total kedatangan laut ke Eropa pada tahun 2015 sebanyak 1.004.356 atau total hampir lima kali lipat dari tahun sebelumnya yang hanya 219.000,” kata juru bicara IOM, Joel Millman pada konferensi pers di Jenewa seperti diberitakan Anadolu Agency, Rabu (6/1)
Di Meksiko dan di sepanjang perbatasan AS-Meksiko tercatat setidaknya 330 kematian pada tahun ini, ringkasan akhir tahun organisasi IOM mencatat.
Menurut IOM, hampir setengah kematian di laut adalah pengungsi dari Suriah, dengan 21 persen lainnya datang dari Afghanistan.





