Sepeninggal Saddam, Irak Terus Memanas

Ilustrasi

BAGHDAD—Sepeninggal Saddam Husein, Irak tak pernah damai. Konflik dan peperangan terus terjadi, Kedamaian menjadi sesuatu yang sangat mahal.

Baru-baru ini, seorang pembom bunuh diri telah menewaskan sedikitnya 60 orang. Pelaku yang mengendarai mobil truk meledakkan diri di dekat pos pemeriksaan keamanan di Selatan Baghdad, Ahad (6/3) waktu setempat. Lokasi penyerangan beada di jalan raya 90 km dari ibukota Irak, demikian disitat dari Al Jazeera, Senin (7/3/2016)

Insiden tersebut juga menyebabkan 70 orang lainnya terluka. Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Mereka menyampaikan pernyataan tertulis yang dimuat situs berita Amaq.

“Sebuah operasi martir dengan bom truk menghantam pos pemeriksaan Babylon Ruins,”demikian pernyataan tersebut.

Kepala Komite Keamanan Provinsi setempat, Falah al Radhi mengatakan kepada Reuters, peristiwa ini merupakan pengeboman terbesar yang terjadi di wilayahnya selama ini. “Pos pemeriksaan, kantor polisi terdekat, beberapa rumah dan puluhan mobil hancur seketika,” ujarnya.

Sejak invansi Amerika di Irak yag menyebabkan tergulingnya rezim Saddam Husein, sedikitnya setengah juta orang tewas di Irak. Mereka tewas karena berbagai kekerasan, peperangan dan konflik. Hingga kini, situasi keamanan di Baghdad, Anbar, dan sekitarnya masih belum pulih. Terlebih dengan dideklarasikannya Negara Islam Irak Suriah (ISIS).

Advertisement