JAKARTA – Sore itu di Chuhar Jamali distrik sujawal Sind, penyintas dari korban bencana banjir Pakistan memadati lokasi rumah baru mereka.
Mereka hadir dalam acara serah terima Rumah bantuan yang dirancang dan dibangun oleh DD Construction.asia. atas sokongan dari Dompet Dhuafa, sebuah filantropi Muslim Indonesia yang sudah bergerak selama 29 tahun.
Total ada 10 model rumah bata dengan ukuran 15×20 feet dan terdiri dari 2 kamar tidur serta 1 ruang tamu, selain itu dibuatkan pula 1 sumber mata air dan 4 MCK umum untuk para penyintas bencana Pakistan.
Dikerjakan dalam waktu 27 hari hingga akhirnya berdiri dan siap serah terima kunci kepada penerima manfaat disana.
Hari ini dilakukan acara seremonial serah terima Rumah bantuan secara hybrid (offline dan online), dan disiarkan langsung dari Pakistan dan Indonesia, Jumat (16/12/2022).

Acara serah terima kunci dapat berjalan lancar dan dihadiri oleh pihak Duta Besar RI untuk Pakistan, Adam Mulawarman Tugio; Direktur DDConstruction.asia, Herdiansah; pimpinan Konsulat jenderal Karachi, Priyanto Dewanto Kusumo; SPV Pembangunan Rumah, Furqon Ginanjar; dan perwakilan dari penyintas, Muhammad Hasan Rind.
Direktur DDConstruction.asia, Herdiansah mengatakan rumah dengan dominasi warna merah putih tersebut dapat menampung maksimum 50 hingga 70 jiwa.

“Kami bersyukur bisa melaksanakan amanah pembangunan dari dukungan warga Indonesia melalui Dompet Dhuafa dengan menyelesaikan 10 rumah nyaman lengkap dengan air bersih dan sanitasi sehat, kurang dari 30 hari. Semoga para penyintas bencana bisa tinggal di hunian baru yang lebih baik, lebih sehat dan nyaman,” ucapnya
Perwakilan dari penyintas, Hasan Rind mengapresiasi apa yang sudah dibuat oleh DDConstruction.asia dirinya mengucapkan banyak terima kasih.
“Saya berterimakasih atas pembangunan rumah ini, saya lahir dan besar disini, jadi saya tahu bagaimana kesehariannya masyarakat disini, ketika itu banjir meluluhlantakan banyak rumah hingga rusak parah, selain itu semua barang-barang juga hilang, namun DDConstruction.asia sangat baik dan cekatan serta totalitas dalam mensupport kami,” ucap Hasan.
Dubes RI untuk Pakistan, Adam Mulwarman Tugio menjelaskan kalau Indonesia dan Pakistan memiliki ikatan persaudaraan yang kuat, dan menjadi dua negara mayoritas Muslim terbesar.
Bantuan kemanusiaan ini mencerminkan kemitraan yang kuat dan gotong royong untuk saling mendukung di masa-masa sulit.
“Kami berharap bantuan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat mengurangi penderitaan masyarakat terdampak banjir serta mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ucap Dubes Tugio dalam sambutan singkatnya.
“Bismillahirrohmanirohim, penyerahan kunci secara resmi telah kami berikan kepada mister Hasan sebagai representatif warga,” ucap Dubes.
Di akhir acara, Dubes Tugio mengungkapkan, kedepannya akan bisa bantu membangunkan 100 rumah lagi untuk warga penyintas korban banjir Pakistan.





