BAGHDAD – Demonstran antipemerintah di Irak menyatakan sedikitnya 15 orang mengalami luka tikam di Lapangan Tahrir, Baghdad.
Dikatakannya, ada belasan serangan pisau pada Kamis (5/12/2019) sore hari, saat para demonstran yang bergabung dengan partai-partai politik dan milisi dukungan Iran mundur dari Tahrir, namun tidak ada laporan mengenai korban tewas.
Seorang demonstran lainnya yang meminta namanya tidak disebut menyatakan pada Associated Press, serangan-serangan tersebut “mungkin telah dilakukan oleh beberapa pihak atau seseorang yang ingin menyulut masalah dengan para pihak.”
Para pejabat Irak telah berulang kali memperingatkan tentang para penyusup di kalangan demonstran damai dalam upaya mengambil alih gerakan tersebut.
Sebelumnya partai-partai politik dan milisi dukungan Iran sempat bergabung sebentar dengan mereka, sehingga menimbulkan kekhawatiran penyusupan oleh pihak berwenang.





