GAZA – Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan seorang pria Palestina telah tewas dalam serangan udara Israel di Gaza timur, yakni Mahmoud al-Nabahin (24).
Sementara dua warga Palestina lainnya terluka, salah satunya berada dalam kondisi kritis.
Menurut media lokal, serangan hari Selasa (22/1/2019) dilakukan beberapa saat setelah seorang tentara Israel terluka ketika sebuah peluru mengenai helmnya.
Aljazeera melansir, militer Israel mengklaim peluru itu berasal dari pengunjuk rasa di Gaza.
Sebelumnya pada hari Selasa, tentara Israel mengatakan pihaknya menargetkan sebuah pos pengamatan milik Hamas yang dikatakannya merupakan respons terhadap tembakan dari bagian utara Gaza.
Gencatan senjata diantara Hamas dan Israel yang ditengahi oleh Mesir telah dilanggar setelah beberapa pekan terakhir sempat tenang pertempuran diantara keduanya.
Kesepakatan itu dirancang untuk memulihkan ketenangan dan mengakhiri dua hari serangan udara Israel di Gaza yang dimulai setelah faksi-faksi Palestina menembakkan roket ke Israel sebagai pembalasan atas operasi Israel yang menyamar yang menewaskan tujuh orang di Gaza.





