Ho Chi Minh—Setiap tahunnya, sekitar 400.000 orang meninggal karena penyakit tidak menular seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kanker, di Vietnam. Demikian disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Vietnam, Nguyen Thanh Long Senin (8/5/2017).
Angka ini sekitar 70 persen dari total kematian karena penyakit tidak menular di Vietnam. Temuan ini disampaikan Nguyen Thanh Long dalam konferensi tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit tidak menular.
Ia menjelaskan, dari semua kasus itu, 40 persen lebih pasien meninggal sebelum berusia 70 tahun. Menurutnya, hal ini dikarenakan banyak penduduk yang tidak sadar mencegah penyakit.
Ia juga memaparkan perilaku tidak sehat masyarakat Vietnam. Ada 49 persen pria merokok, dan 77 persen mengonsumsi minuman beralkohol. “Penyakit terkait rokok di Vietnam diperkirakan menyebabkan kerugian sekitar USD 1 miliar setiap tahunnya,” katanya.
Selain itu, orang Vietnam juga diketahui menggunakan terlalu banyak garam dalam makanan mereka. “Mereka melebihi dari jumlah yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia,” tambah Long.
Kementerian kesehatan telah menetapkan target untuk menurunkan persentase perokok sebesar 30 persen, dan peminum alkohol berat atau peminum bir sebesar 10 persen pada tahun 2025. Vietnam saat ini memiliki populasi sekitar 90 juta orang.





