Sinabung Masih Erupsi, Sungai Lau Borus Mengering

KARO – HIngga hari ini, Senin (7/8/2017), Gunung Sinabung masih bererupsi dan abu vulkanik dari letusan gunung mengakibatkan Sungai Lau Borus di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengering.

Sungai yang terdampak adalah Sungai Lau Borus. Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Natanail Peranginangin mengatakan jika sungai tersebut mengering dalam sepekan terakhir. Padahal aliran sungai dimanfaatkan oleh warga setempat.

Biasanya, kata Nataniel, warga dari tiga desa mengambil air dari sungai tersebut saat kemarau. Warga memanfaatkannya untuk irigasi.

“Tapi yang baru melapor ke kita (soal sungai mengering) baru warga dari Desa Payung,” ungkap Nataniel.

Melansir metrotvnews, Nataniel mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten mengatasi kekeringan. Sebab, abu vulkanik masih tebal dan mengganggu aktivitas warga.

Sungai Lau Borus kerap dimanfaatkan warga untuk bertani. Namun belakangan dua genangan air mirip danau seluas masing-masing 5 hektar dan 7 hektar terbentuk di hulu Sungai Lau Borus berkisar 3 Kilometer dari Kawah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Danau itu terbentuk setelah material vulkanis membendung aliran Sungai Lau Borus. Badan Sungai Lau Borus terbendung sejak Minggu 9 April 2017. Saat itu, kubah lava bervolume 1,9 juta meter kubik runtuh sebagai awan panas guguran. Sungai itu terbendung, lalu sebagian meluap dan membentuk genangan mirip danau. Di dasar danau diduga terdapat banyak material vulkanis berupa batu.

Advertisement