Stres karena Tekanan Bos Lebih Bahaya dari Merokok Pasif

Bos berprilaku buruk lebih bahaya dari menghirup asap rokok . Ilustrasi.

JAKARTA (KBK) – Bos yang punya prilaku buruk lebih berbahaya buat karyawannya dari asap rokok yang dihirup karyawan secara pasif.

Demikian kesimpulan dari studi Efek kesehatan jangka panjang yang dilakukan oleh American Psychological Association dari Harvard Business School dan Stanford University.

Lembaga studi ini melaporkan, bahwa 75% pekerja Amerika Serikat mengatakan, bahwa bos merekalah yang menjadi penyebab stres terbesar di tempat kerja.

“Semakin lama Anda berkerja bersama seorang manajer yang mengerikan, semakin besar peluang kesehatan fisik dan mental Anda terganggu,” tulis laporan itu.

Seperti dilaporkan BBC, Senin (7/12/2015), para peneliti mengumpulkan data dari 200 responden dan menemukan bahwa tekanan pekerjaan, dapat memiliki efek kesehatan yang sama negatifnya dengan paparan sejumlah besar perokok pasif.

Advertisement