Subsidi Gas Salah Sasaran, 93 Persen Masyarakat Indonesia Pakai Gas 3 Kg

Ilustrasi : Gas 3 Kg

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto menjelaskan konsumsi tabung gas cair (LPG) 3 kg mencapai 93 persen dari total konsumsi nasional.

“Ini artinya salah sasaran karena orang miskin di kita kan cuma 20 persen, tapi faktanya 93 persen masyarakat Indonesia menggunakan LPG 3 Kg. Ini perlu diatur, engga gampang, susah, dan ternyata engga pernah bisa,” tutur dia dalam diskusi Forum Energizing Indonesia bertajuk Migas & Transisi Energi, Kamis (17/3) malam.

Karena itu, ia menyebut pemerintah ingin menerapkan strategi lain dalam mengubah cara konsumsi gas rumah tangga dengan mengalihkan LPG menjadi jaringan gas (jargas).

“Kita ingin pakai skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), jadi swasta investasi, kalau rugi baru ada bantuan pemerintah,” bebernya.

Selain itu, ia menyebut skema lain yang ingin dipakai pemerintah adalah peralihan dari LPG menuju produk dimetil eter (DME), bahan bakar yang berasal dari batu bara berkalori rendah.

“Dibandingkan subsidi LPG yang puluhan triliun per tahun, kalau itu bisa digeser maka saya yakin impor LPG akan berkurang. Kita punya target di 2027 sudah tidak lagi impor LPG,” ujarnya, dikutip CNNIndonesia.com.

 

Advertisement