GOMBONG (KBK) – Jalur utama lalu lintas Tambak-Gombong direndam luapan air Sungai Manggis mengakibatkan kemacetan total dan menelan korban.
Demikian disampaikan sumber KBK Titi Ngudi, Pimpinan Dompet Dhuafa dari Gombong, Jawa Tengah. Dikatakan Titi, akibat dari luapan air sungai tersebut, selain menyebabkan kemacetan juga membawa korban, 2 orang pengendara yang sedang terjebak macet tak bisa menghindari arus deras air.
Pengendara sepeda motor itu yang tengah berboncengan itu akhirnya terseret arus deras dan setalah dicari warga ditemukan 300 M dari tempat kejadian .
Korban tersebut bernama Silan (47 tahun) merupakan warga Desa Watuagung, RT.02/10, Kecamatan Tambak, Kab. Banyumas. Selain kemacetan, luapan air juga menghambat perjalanan KA yang melintas di terowongan Ijo.
Kereta Api yang tertahan; Ka 141 di Stasiun Ijo datang, Pukul 21.30 WIB, Ka 163 di Stasiun Gombong, Pukul 20.30 WIB, Ka 133 di Stasiun Gombong Pukul 20.53 WIB, Ka 181 di Stasiun Karang Anyar Pukul 20.58 WIB, Ka 155a di Stasiun Gombong datang Pukul 21.13 WIB, Ka 53 di Stasiun Sruweng datang Pukul 21.37 WIB, Ka 81 di Stasiun Soka datang Pukul 21.43 WIB, Ka100a di Stasiun Sumpiuh datang PUkul 21.41 WIB.
Menurut Titi, penyebab dari luapan sungai Manggis tersebut di karenakan curah hujan yang tinggi sejak sore khususnya di wilayah Banyumas.





