SURIAH – Kementerian luar negeri Suriah menanggapi keputusan AS untuk mengakui kedaulatan Israel atas Golan, dan mengatakan pengakuan tersebut sebagai serangan terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Suriah.
“Pembebasan Golan dengan segala cara yang tersedia dan kembalinya ke tanah air Suriah adalah hak yang tidak dapat dicabut,” ungkap kementerian, dilaporkan kantor berita SANA.
“Keputusan itu membuat Amerika Serikat jadi musuh utama bangsa Arab.”
Sementara Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu juga mengatakan tidak mungkin bagi Turki untuk menerima keputusan AS tentang Dataran Tinggi Golan.
Dia menambahkan bahwa tindakan akan diambil terhadap AS atas tindakan tersebut, termasuk di PBB.
Kementerian Luar Negeri Qatar juga mengeluarkan pernyataan, yang dilansir Aljazeera, yang menolak langkah AS dan mengatakan Dataran Tinggi Golan diduduki tanah Arab.
Liga Arab mengutuk langkah tersebut dengan mengatakan bahwa “Pengakuan Trump tidak mengubah status daerah.”





