25.1 C
Jakarta
Minggu, 28 November 2021
Beranda Label Prof. Dr. Muhammad Amin Suma

Label: Prof. Dr. Muhammad Amin Suma

Penggunaan Dana ZIS Terkait kemanusiaan itu Menyangkut Hifdzun Nafs

JAKARTA - Ketua Dewan Penasehat Syariah Dompet Dhuafa, Muhammad Amin Suma menjelaskan mengenai perihal penggunaan dana ZIS terkait kerjasama untuk pengungsi global antara Dompet...

DUNIA TERKARANTINA VIRUS CORONA (BAGIAN 4.1.) : Latihan Betanggung Jawab...

Bismillahir-Rahmanir-Rahim = Dengan Asma Allah Yang Maha Pengasih – Maha Penyayang Pengantar Di balik kelebihan dan keunggulan manusia dari makhluk-makhluk Allah yang lain, ada pula kekurangan/kelemahannya...

DUNIA TERKARANTINA VIRUS CORONA (Bagian 3.2) : Muhasabah Singkat

Dihubungkan dengan Virus Corona yang sedang “berkelana” ke berbagai manca negara, negara bagian, provinsi, district, kabupaten/kota hingga desa dengan “mengkarantina” manusia (termasuk kita), pemerintah,...

DUNIA TERKARANTINA VIRUS CORONA (BAGIAN 3.1) : Corona Lebih Kecil...

Bismillahir-Rahmanir-Rahim (Dengan Asma Allah Yang Maha Pengasih – Maha Penyayang) Pengantar: Al-Qur’an, yang terdiri atas 30 juz, 114 surat, 6000 ayat lebih; menurut ‘Atha bin Yasar...

Dunia Terkarantina Virus Corona (Bagian 1)

Bismillahir-Rahmanir-Rahim Dengan Asma Allah Yang Maha Rahman - Maha Rahim. Mukadimah Agama, negara, dan dunia (internasional) adalah tiga kekuatan raksasa yang bisa "memaksa" manusia/kelompok sosial supaya berbuat...

SENYUM PAGI

Jual Nama Orangtua

PUNYA orangtua berpangkat jendral TNI memang sangat membanggakan. Tapi kebanggaan tersebut secukupnya saja, tak perlu sampai dibuat backing dan menakut-nakuti orang. Jika seorang anak tega menjual nama ayahnya yang jendral, itu sama hinanya denga jual diri, jual kecap ataupun jual tampang. Di eranya Jendral...

WAYANG PARODI

WAHYU KONGLOMERAT (4)

MENDENGAR jawaban Sarjokesuma yang terkesan clometan, Patih Sengkuni dan Pendita geregetan bukan main. Jika di padepokan Sokalima beragama miliknya, pastilah murid model Sarjokesuma ini sudah dilempar penghapus. Tapi karena dia putra Prabu Duryudana yang selama ini memberikan  sandang-pangan untuknya, Pandita Durna hanya bisa mengelus...