JAKARTA – Hampir 600 juta anak-anak, atau satu dari empat di seluruh dunia, akan tinggal di daerah dengan sumber daya air yang terbatas pada tahun 2040.
Laporan tersebut ini dirilis Selasa (21/3/2017) malam oleh Dana Darurat Anak Internasional PBB (UNICEF).
UNICEF memperingatkan ancaman terhadap kehidupan anak-anak karena kurangnya air bersih dan bagaimana perubahan iklim dapat memperburuk masalah dalam rangka Hari Air Sedunia.
“Air adalah unsur. Tanpa itu, tidak ada yang dapat tumbuh. Tapi seluruh dunia, jutaan anak-anak tidak memiliki akses ke air yang aman dan itu membahayakan kehidupan mereka, merusak kesehatan mereka, dan membahayakan masa depan mereka,” kata Direktur UNICEF ​​Executive Anthony Lake.
Laporan ini memperingatkan bahwa pertumbuhan penduduk serta peningkatan konsumsi dan permintaan lebih banyak dibanding ketersediaan air, sedangkan sekarang kriis air sudah terjadi di 36 negara.





