Tahun Depan, Bekasi Gratiskan Biaya Persalinan di Bidan

Ilustrasi/ IST

BEKASI – Mulai 1 Januari 2018, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, akan menanggung biaya persalinan seluruh warganya yang dilakukan melalui peran bidan.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi  mengatakan biaya persalinan ini akan ditanggung oleh alokasi dana subsidi kesehatan Kartu Bekasi Sehat (KBS) berbasis nomor induk kependudukan sebesar total Rp150 miliar yang sudah diajukan baru-baru ini.

Menurut dia, program persalinan gratis itu merupakan wujud kerja sama pihaknya dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bekasi yang telah dilaksanakan beberapa pekan lalu.

Dikatakan Rahmat, KBS juga diklaim berlaku bagi proses persalinan yang membutuhkan tindakan khusus di seluruh rumah sakit swasta yang membuka layanan persalinan di Kota Bekasi.

“Jadi kalau lahiran di rumah sakit swasta dan butuh tindakan khusus seperti operasi, bisa langsung pakai KBS tanpa bayar, tanpa rujukan, tanpa paket, dan juga tidak berbelit,” katanya.

Dikatakan Rahmat, proses klaim pembiayaan persalinan melalui bidan hanya membutuhkan waktu paling lambat tiga pekan sejak pengajuan dilakukan.

Ketentuan persalinan gratis berlaku bagi seluruh warga Kota Bekasi, termasuk mereka yang telah memiliki asuransi swasta, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, dan yang belum sama sekali tercover asuransi kesehatan.

“Saya tidak mau mendengar lagi ada warga saya yang ditolak berobat atau melahirkan karena ketiadaan uang,” katanya, dilansir Antara, Rabu (22/11/2017).

 

Advertisement