Tak Ada Biaya, Korban Angin Puting Beliung di Sampang Masih Hidup Menumpang

ilustrasi

SAMPANG – Korban angin puting beliung yang rumahnya hancur lebur, Mattuli (35), warga Dusun Kasangkah Timur, Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, masih harus menumpang di rumah kerabatnya karena tidak memiliki biaya untuk melakukan perbaikan.

Angin puting beliung menerjang rumah Mattuli pada Sabtu (10/9/2016), berarti sudah hampir sepekan ia terpaksa masih menumpang di salah satu rumah kerabatnya, lantaran belum mampu mendirikan rumahnya yang roboh karena tidak mempunyai biaya perbaikan.

Tak hanya itu, seisi rumah Mattuli juga hancur tertimpa kayu bangunan rumah. Sehingga, untuk masak dan memenuhi kebutuhan keseharianya. Mattuli harus meminjam perabot milik warga setempat.

“Kami berharap bantuan dari pemrintah tidak hanya sebatas tanggap darurat saja, akan tetapi juga bantuan untuk mendirikan rumah Mattuli seperti semula, karena korban merupakan warga miskin,” kata M.Juhar kepala desa (Kades) setempat, Jum’at (16/9/2016), dikutip dari beritajatim.

Dalam peristiwa tersebut, Mattuli bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan, sehingga ia berhasil selamat. “Dalam kejadian angin puting beliung di desa kami kemarin tidak ada korban jiwa, hanya rumah Mattuli yang ambruk, sementara akibat kejadian itu, kami belum bisa menafsir berapa kerugian korban,” kata M.Juhar.

Advertisement