PONTIANAK – Niarti, seorang nenek berusia 60 tahun sangat memprihatinkan karena bertahan hidup dengan meminum air rebusan batu selama setahun terakhir.
Nenek yang bertempat tinggal di Jalan Apel, Gang Jambu Air, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat tersebut melakukan kebiasaan tersebut karena tidak memiliki uang.
“Saya sudah sepuluh tahun ini hidup menderita sakit dan karena tidak punya uang untuk beli makanan, makanya hanya meminum air rebusan batu,” ujar Niarti di Pontianak (25/10/2017), dilansir Antara.
Nenek Niarti tinggal sendirian di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan, dan untuk memasak air rebusan batu nenek Niarti menggunakan kompor yang terbuat dari batu yang disimpan di luar rumahnya.
Agus Yadi, Ketua RW setempat menyatakan bahwa selama ini warga sudah berinisiatif mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan kepada nenek Niarti, termasuk agar rumahnya diperbaiki sehingga lebih layak huni.
“Kami sudah mengusulkan agar nenek Niarti ini mendapat bantuan, baik di tingkat kelurahan dan kecamatan, tetapi hingga kini belum juga mendapat bantuan,” ujar Agus.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Pontianak, Herry Fadillah mengaku dirinya segera melakukan penyelamatan dengan membawa nenek Niarti ke rumah sakit setelah mengetahui kabar tentang nenek yang meminum air rebusan batu.
“Nenek Niarti, langsung kami bawa ke rumah sakit terdekat untuk segera mendapat pertolongan. Apalagi nenek itu sudah mengkosumsi air rebusan batu selama satu tahun,” katanya.
Selain akan mendapatkan perawatan intensif, nenek Niarti juga diharapkan dapat memperoleh bantuan untuk kelangsungan hidupnya.





