Terancam Longsor, Puluhan KK di Sukabumi Masih Mengungsi

ilustrasi

SUKABUMI- Longsor masih mengancam warga Kabupaten Sukabumi. Akibatnya puluhan Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke tempat yang lebih aman.

‘’Ada empat lokasi yang warganya masih mengungsi,’’ ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Susilo kepada Republika.co.id, Senin (14/3/2016).

Dikatakan Usman, jumlah pengungsi terbanyak berada di Desa Bojong Tipar, Jampang Tengah yakni sebanyak 11 KK yang terdiri atas 42 jiwa.

Dirinya menambahkan awalnya para pengungsi akan ditempatkan di tenda yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun karena kondisi tidak memungkinkan, warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kini mereka, lanjut Usman, mengungsi ke rumah tetangga atau keluarga terdekat.

Usman menerangkan, pasokan logistik untuk para pengungsi sudah disalurkan dan masih mencukupi untuk 15 hari ke depan. BPBD juga sedang berupaya untuk menyediakan air bersih untuk korban yang tinggal di tenda pengungsian.  “Terutama masalah air minum untuk para pengungsi,” ujarnya.

Untuk mempercepat pasokan air bersih, BPBD bekerjasama dengan PDAM untuk memberikan air bersih secara cepat.

“Tidak lagi ada alasan, bantuan harus sampai kepada korban bencana,” pungkasnya.

Advertisement