ACEH – Banjir bandang yang melanda Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, sempat membuat tiga desa terisolasi, namun kini dilaporkan Basarnas setempat sudah dapat dilalui.
Koordinator Pos SAR Kutacane, Risky Hidayat mengatakan tiga dari total empat desa di dua kecamatan terisolasi karena bencana banjir bandang Selasa (11/4/2017) petang sudah bisa dilalui kendaraan.
Menurutnya, tiga wilayah desa tersebut berada di Kecamatan Lawe Sigala Gala yakni Lawe Tua Gabungan, Lawe Tua Makmur, dan Lawe Tua Persatuan.
Peristiwa bencana banjir bandang terjadi diikuti dengan berbagai material turun dari atas pegunungan yang merupakan kawasan ekosistim Gunung Leuser seperti kayu gelondongan, bebatuan, pasir, dan lumpur.
Meterial ini telah mengakibatkan badan jalan raya di tiga desa tersebut dan merupakan jalan lintas nasional Kutacane-Medan tertimbun, sehingga tidak dapat dilalui oleh pengendara.
“Kondisi terkini, air juga sudah mulai surut. Tapi masih terdapat beberapa titik seperti Desa Batu Dua Ratus, Kecamatan Lawe Sigala Gala, masih mengalir dari lereng gunung melewati jalan raya lintas,” katanya, Jumat (14/4/2017), kepada Antara.
Ia mengatakan, hingga kini alat berat masih menyingkirkan kayu gelondongan, bebatuan, dan lumpur karena telah mengakibatkan jalan Kutacane-Medan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Semadam belum bisa dilalui.





