Tim Gabungan Pencari Korban Longsor Sukabumi Divaksin Tetanus

Tim gabungan mendapat vaksin sebelum melakukan proses evakuasi korban bencana longsor Sukabumi/ PR

SUKABUMI – Seluruh tim gabungan yang terdiri dari relawan dan petugas gabungan terpadu bencana tanah longsor Cimapag divaksin anti tetanus di Posko Kesehatan agar terhindar dari virus jasad korban yang sudah berkondisi rusak.

Tak hanya diberi vaksin anti tetanus, tim juga mendapatkan sarung tangan plastik dan masker untuk mencegah penyebaran penyakit.

Pasalnya, saat ditemukan jenazah korban longsor Gunung Surandil, Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi lazim mengeluarkan bau tak sedap.

Perwira Teritorial (Pasiter) Kodim Sukabumi 0622 Kapten Inf. Budi HP, mengeluarkan imbauan para relawan dan petugas gabungan  mendatangi posko kesehatan bila kedapatan sakit.

“Jika ada yang sakit, segera berobat ke posko kesehatan. Kami berharap proses evakuasi pencarian kemanusian korban bencana tidak ada kendala,” kata Budi.

Ia melanjutkan, bila bersentuhan dengan jenazah korban di hari keenam ini, seluruh petugas wajib menggunakan sarung tangan dan masker. “Kami tidak berharap ada efek yang berdampak pada penolong saat akan melakukan evakuasi,” ucapnya, dilansir PR, Sabtu (5/1/2019).

Advertisement