MYANMAR – Tim PKPU telah berhasil mendistribusikan bantuan terhadap muslim Rohingya pasca konflik di Maungdaw Utara, pada Sabtu (26/11/2016).
Diketahui konflik telah berdampak pada daerah Sittwe sehingga menyulitkan akses penyaluran bantuan karena ketatnya pengamanan pihak militer.
Setelah menunggu dua hari di Kota Yangon, menurut Direktur PKPU Tommy Hendrawati, akhirnya pada Sabtu (26/11/2016) tim PKPU kembali berhasil masuk ke wilayah Sittwe untuk mendistribusikan bantuan.
Adapun bantuan yang berhasil diberikan yakni makanan berupa 3,125 ton beras untuk 166 keluarga dengan cakupan 400 jiwa, 350 potong pakaian wanita serta makanan bayi dan anak-anak di Pengungsian Te Kya Pin, yang dapat ditempuh satu jam dari Kota Sittwe.
Sedangkan untuk mencapai Maungdaw Utara, Tim PKPU terus melakukan koordinasi dengan pemerintah lokal Myanmar dan Pihak UN.
Selain itu, dilaporkan juga saat ini Warga Rohingya yang di Maungdaw berusaha menyelamatkan diri ke pegunungan. Sementara itu distribusi makanan WFP, yang dibolehkan masuk oleh otoritas, hanya terdistribusi ke warga Rakhine (Budhist).
Konflik antara Tentara Myanmar dan suku Rohingya kembali memanas setelah beberapa orang menyerbu pangkalan tentara Myanmar, dan pihak pemerintah Myanmar yakin pelaku penyerangan adalah dari suku rohingya, yang hingga kini tidak diakui keberadaannya.





