Tolak CCTV di Al Aqsha, Warga Palestina akan Terus Demonstrasi

Ilustrasi Demonstrasi warga Palestina/ Reuters

YERUSSALEM – Warga Palestina telah bersumpah untuk terus melakukan demonstrasi dan konfrontasi dengan pasukan Israel di Yerusalem Timur, karena menolak kamera pengintai baru yang dipasang di gerbang masjid Al-Aqsa.

“Di atas segalanya, ini adalah masalah kontrol dan kekuasaan, seolah-olah mereka mengatakan bahwa mereka tidak ingin berurusan dengan Awqaf, jadi mereka akan mengambil tindakan sendiri dan memantau orang-orang Palestina melalui Kamera, ” ujar Mohammad Abu al-Hommos, seorang aktivis Palestina di Kota Tua Yerusalem, kepada Al Jazeera.

“Saya ingin masuk dan keluar dari al-Aqsa semau saya, siapa mereka berhak untuk mengintip saya?” dia menambahkan.

“Saya memasuki rumah ibadah, ini melanggar ruang pribadi individu, orang-orang Palestina akan terus menolak karena kami menolak tindakan ini, adalah hak kami untuk menolak.”

Setelah sebuah pertemuan kabinet keamanan Senin malam, sebuah pernyataan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengkonfirmasi bahwa kabinet menerima rekomendasi dari semua badan keamanan untuk memindahkan detektor logam, namun Israel menggantinya d
engan kamera CCTV.

Para ahli  mengatakan bahwa kamera tersebut merupakan ancaman yang lebih besar lagi bagi orang-orang Palestina, yang menghadirkan pelanggaran lain terhadap hukum internasional.

“Kamera-kamera ini akan dapat mendeteksi wajah dan identitas, ini berarti bahwa Israel memberlakukan kontrol penuh atas wilayah Al Aqsha,” ujar Khalil Shaheen, seorang analis politik Ramallah.

Advertisement