PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Teluk Bayur, Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau nelayan dan jasa transportasi laut agar mewaspadai gelombang tinggi mencapai 3,5 meter di sekitar wilayah perairan provinsi itu.
Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Ari Widiastuti mengatakan gelombang laut dengan tinggi satu hingga 3,5 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia Kepulauan Mentawai Hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu.
Ia menyebutkan gelombang hingga 2, 5 meter juga berpotensi terjadi di Perairan Siberut, Sipora, Pagai Kepulauan Mentawai dan Pulau Enggano Bengkulu beberapa hari ke depan.
Oleh sebab itu ia mengimbau jasa transportasi laut agar berhati-hati ketika melintas di laut. Kemudian untuk nelayan juga diminta berhati-hati dan jika tidak memungkinkan maka melaut harus ditunda dahulu.
“Jangan memaksakan jika tidak memungkinkan karena hal tersebut dapat membahayakan keselamatan,” tambahnya.
Sementara cuaca di daratan pada Juli sering berubah-ubah yang disebabkan oleh peningkatan suhu muka laut Samudra Hindia menyebabkan penambahan suplai uap air sehingga terjadinya perubahan cuaca dari panas ke hujan terutama pada sore hari.
“Secara umum pada Juli cuaca Sumatera Barat didominasi berawan, namun karena peningkatan suhu, maka saat sore berpotensi terjadi hujan,” kata Kepala Seksi Observasi dn Informasi BMKG Minangkabau Padang Pariaman, Yudha Nugraha, Senin (16/7/2018), dilansir Antara.





