AS Turun Tangan Selesaikan Konflik Soal Pemasangan Detektor Logam di Pintu Masjid Al Aqsha

Ilustrasi Pengamanan ketat di Masjid Al Aqsa, Foto: Anadollu

JERUSALEM – Amerika Serikat sedang berusaha membantu menyelesaikan perselisihan antara Israel dan masyarakat Palestina, karena pemeritah Zionis itu telah menempatkan detektor logam di pintu masuk Masjid Al-Aqsa.

“Washington melakukan kontak dengan Yordania dan negara-negara Arab lainnya termasuk dengan Israel, guna mencapai solusi mendesak terhadap situasi serius saat ini di Yerusalem,” kata Hatem Abdel-Qader, anggota Dewan Revolusi Gerakan Fatah, kepada Anadolu Agency.

Abdel-Qader mengatakan, pemerintah Israel dan Yordania juga sudah membahas isu yang sama.

“Saya secara pribadi telah belajar dari sumber-sumber Barat bahwa ada kompromi yang diajukan oleh orang Amerika untuk menghapus detektor logam dari pintu masuk Masjid Al-Aqsa, dan hanya melakukan inspeksi di pintu masjid,” tambahnya.

“Sejauh ini kita tidak tahu apa maksudnya dengan inspeksi, tapi untuk bagian kita, kita menolak pemeriksaan fisik untuk setiap orang yang akan masuk masjid,” katanya.

Instalasi detektor logam Israel di gerbang masjid telah menyebabkan gelombang kemarahan di kalangan orang-orang Palestina, yang meminta agar segera dihapus.

Namun, Israel berdalih, memasang detektor tidak berbeda dengan tindakan pengamanan di tempat-tempat suci dunia lainnya.

Keamanan yang diperkuat di Al Aqsha menyusul baku tembak Jumat lalu di kompleks masjid yang menyebabkan lima orang tewas.

Masjid Al-Aqsa adalah situs ketiga tersuci dalam Islam setelah kota suci Mekah dan Madinah.

Advertisement