Jakarta – Es abadi di puncak Pegunungan Jayawijaya diperkirakan akan benar-benar hilang pada periode 2025-2030. Peneliti Madya Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG Donaldi Sukma Permana PhD mengatakan tren penurunan luasan es, berdasarkan pemodelan skenario perubahan iklim.
Es abadi berada di bagian puncak dari rangkaian Pegunungan Jayawijaya dengan ketinggian di atas 4.000 mdpl. Donaldi mengutarakan bahwa pemanasan global merupakan sebab utama akan hilang es abadi di Papua. Padahal, es abadinya sudah ada sejak ribuan tahun lalu.
“Secara umum, penyebab utama berkurangnya es di Papua adalah karena terjadinya proses pemanasan global yang dapat mencairkan es baik di kutub maupun di pegunungan tropis,” terangnya seperti dilansir Detik (14/11)
Guna memperlambat hilangnya es, Donaldi mengatakan agar semua pihak melakukan aktifitas pengurangan gas rumah kaca.
“Akan tetapi, menurut kami, akan sangat sulit untuk dapat mempertahankan keberadaan tutupan es di Papua pada beberapa tahun mendatang,” jelas Donaldi.





