
JAKARTA – Uni Eropa (UE) mengalokasikan dana bantuan sebanyak 300.000 Euro atau sekitar Rp 4,8 miliar bagi Indonesia untuk memastikan kelanjutan pengiriman bantuan yang sangat dibutuhkan untuk keluarga yang terkena tsunami yang melanda Selat Sunda pada akhir Desember 2018.
“Kontribusi dari UE ini menggarisbawahi solidaritas kami dengan rakyat Indonesia, yang banyak di antaranya telah menderita kehilangan rumah, mata pencaharian, dan barang-barang setelah tsunami,” kata Christos Stylianides, Komisaris untuk Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Krisis.
“Bantuan tambahan ini akan memungkinkan mitra kami untuk memberikan dukungan penting untuk mengatasi kebutuhan paling mendesak dari keluarga yang paling terpukul, untuk membantu mereka bangkit kembali secepat mungkin,” jelasnya, dilansir metrotvnews, Jumat (8/2/2019).
Bantuan Uni Eropa akan fokus pada pemberian bantuan bantuan melalui distribusi bantuan tunai kepada orang-orang yang terkena dampak, memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak mereka dalam hal makanan, air, dan barang-barang bantuan penting lainnya.




