JOMBANG – Penjualan hewan kurban di Jombang cukup unik, karena ada sejumlah pedagang hewan kurban yang menyediakan tempat kos untuk hewan berkaki empat itu, bagi pembeli yang tidak ingin langsung membawanya pulang.
Kambing yang indekos tersebut akan mendapat pelayanan lebih, mulai penyediaan makanan dengan nutrisi tinggi, pemeriksaan kesehatan, hingga perawatan lainnya. Salah satu pedagang kambing yang menyediakan fasilitas plus ini berada di Jalan Raya Parimono, Jombang.
Ia adalah Suwandi (52), pemilik usaha kambing kurban, yang mempersilahkan warga yang membeli hewan di lapak miliknya tidak harus langsung dibawa pulang. Namun bisa juga dititipkan untuk sementara waktu sembari menunggu datangnya Idul Adha.
Dia memastikan, kambing yang indekos tersebut tidak akan tertukar dengan kambing milik orang lain. Pasalnya, begitu masuk kamar kos kambing tersebut langsung diberikan kalung sesuai dengan nama pemilik atau pembeli.
Selama dalam masa indekos, hewan kurban itu akan rutin dimandikan. Kemudian diberikan asupan gizi berupa daun yang hijau serta segar. “Termasuk lokasinya juga tenang, sehingga kambing tidak stres,” ujarnya, dikutip dari Beritajatim.
Suwandi sengaja memberikan layanan plus untuk memudahkan umat islam hewan kurban yang sehat dan berkualitas. “Kambing akan kita kirim ke rumah pembeli jika waktu indekos yang sudah ditentukan sudah habis,” ujar Suwandi.
Untuk masalah harga, dirinya mengaku tergantung dari besar kecilnya kambing. Harga dipatok mulai Rp2 juta hingga Rp5 juta, tanpa ada biaya kos. “Untuk indekosnya, itu fasilitas yang kami berikan. Sehingga kambing yang akan dijadikan kurban benar-benar sehat, berkualitas, dan tentunya memenuhi sayarat,” pungkas Suwandi.





