JAKARTA-Gempabumi yang terjadi Minggu (17/1) pagi WIB di Kabupaten Buru Selatan, Maluku telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan.
Aksesibilitas terbatas, gelombang laut dan cuaca buruk menuju daerah terdampak di Buru Selatan menyebabkan kendala penanganan di lapangan.
Pemerintah daerah setempat melaporkan perkembangan terkini yaitu dampak gempabumi tersebut, yaitu, korban meninggal 1 jiwa, luka ringan 19 jiwa, dan luka berat 3 jiwa.
“Kerugian materil mencakup rumah rusak berat 68 unit, rusak sedang 118 unit, rusak ringan 53 unit. Sementara itu 1 unit rumah ibadah berupa masjid mengalami rumah rusak berat. Kerusakan tersebut berada di Kabupaten Buru Selatan,”ucap Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pesannya kepada KBK, Senin (18/1) pagi.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buru Selatan masih melakukan pendataan, evakuasi dan pemberian bantuan. Kebutuhan mendesak pascabencana yaitu obat-obatan, bahan bangunan dan makanan siap saji.





