Warga Bali Diminta Tak Resah dengan Kabar Potensi Gempa Dahsyat

Kerusakan gempa di Bali/ Antara

BALI – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin mengharapkan masyarakat tidak resah dengan isu-isu akan terjadi gempa bumi dahsyat tersebut.

“Kami harapkan masyarakat, khususnya di Bali untuk tenang dan tidak resah dengan isu-isu yang meresahkan akan terjadi gempa bumi disertai gelombang besar di laut (tsunami),” ujarnya, dilansir Antara, Selasa (23/7/2019).

Ia mengharapkan jika ada isu-isu terkait bencana alam atau gempa bumi yang meresahkan tersebut, masyarakat agar mencari informasi yang benar dan aktual dengan mendatangi posko BPBD Bali.

“Kami harapkan warga masyarakat tidak termakan isu-isu akan terjadi gempa bumi dahsyat. BMKG melalui siaran pers sudah sangat jelas bahwa belum ada teknologi yang bisa memprediksikan bencana gempa bumi itu,” katanya.

Sebelumnya Bali diguncang gempa 6 SR pada Selasa (16/7/2019), dan membuat ratusan bangunan rusak.

Sementara potensi gempa dahsyat dipaparkan bisa terjadi di Selatan Jawa dengan 8,8 Magnitudo yang berpotensi tsunami setinggi 20 meter.

BMKG sudah mengkonfirmasi jika hal tersebut merupakan potensi bukan prediksi, sehingga tidak dapat diramalkan kapan akan datang.

 

Advertisement