
JAKARTA – Setelah pemkot Jakarta Selatan melayangkan surat peringatan 3 (SP-3) kemarin selasa (20/09/2016) kini sejumlah warga Bukit Duri yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung mulai merobohkan rumahnya sendiri.
Menurut Lurah Bukit Duri Mardi Youce penertiban perkampungan di bantaran kali tersebut mendesak segera dilakukan agar proses penataan Ciliwung oleh Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) tak terhenti di daerah Bukit Duri.
“Proses normalisasi Ciliwung kan sudah sampai sini, kalau tidak dibebaskan lahannya bisa terhenti,” ujar Mardi seperti dikutip Kompas.com, Rabu, (21/09/2016).




