JEMBER – Jumlah warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah menjadi 1.294 kepala keluarga yang tersebar di delapan desa di tiga kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Berdasarkan data Pusdalops yang diperbarui pada Kamis pukul 11.22 WIB tercatat sebanyak 1.294 rumah warga yang terdampak banjir dan tanah longsor yang tersebar di delapan desa,” kata Sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo di Posko BPBD Jember, Kamis.
Banjir dan tanah longsor terjadi di Desa Manggisan, Patemon, dan Darungan di Kecamatan Tanggul; kemudian Desa Pondok Joyo, Pondok Dalem, dan Sidomulyo di Kecamatan Semboro; selanjutnya di Desa Gelang dan Sumberagung di Kecamatan Sumberbaru.
“Dua rumah mengalami kerusakan berat akibat tanah longsor dan enam fasilitas umum terendam banjir, namun tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir dan longsor di tiga kecamatan itu,” tuturnya.
Ia mengatakan pihak BPBD Jember melakukan asesmen, kemudian mendistribusikan logistik kepada warga yang korban banjir, serta membuat dapur yang ditangani oleh pihak Tagana dan dapur mandiri yang dibuat warga sekitar untuk menyuplai kebutuhan makanan korban banjir.
“Ratusan warga yang sempat mengungsi pada Rabu (10/11) malam sudah kembali ke rumah masing-masing, namun kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan apabila hujan deras turun kembali,” katanya, seperti dlansir Antara.





