Warga Pesisir Selatan Tetap Diminta Waspada Banjir

ilustrasi Banjir di Padang
PAINAN – Meskipun banjir sudah mulai surut, namun Wakil Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) Rusma Yul Anwar mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan.
“Pada Kamis (5/1) dan Jumat (6/1) beberapa daerah di kabupaten ini mengalami kebanjiran, kami telah mendistribusikan bantuan serta mendirikan beberapa unit posko,” kata dia, Senin (9/1/2017), di Painan.
Selain itu pihaknya juga mengerahkan tim dengan peralatan lengkap seperti perahu karet untuk mengevakuasi korban dan juga alat berat untuk membuka jalan yang tertimbun longsor.
Menurutnya banjir telah menggenangi 5.547 unit rumah warga serta ratusan hektare lahan pertanian yang tersebar di delapan kecamatan dari 14 kecamatan. “Kemungkinan setelah data dari kecamatan lain masuk bisa saja jumlah rumah yang serta lahan pertanian yang terdampak banjir akan bertambah,” katanya.
Ia menyebutkan metode evakuasi yang dilakukan regu penyelamat harus terus dievaluasi sehingga tugas berikutnya selesai dengan hasil memuaskan. “Selain memastikan korban bencana selamat tentu personel tim penyelamat juga harus terbebas dari risiko terutama yang menyangkut keselamatan jiwa dan raga,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping Padangpariaman Budi Samiadji memprakirakan provinsi itu masih berpotensi terdampak cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2017 karena itu warga setempat diminta waspada.
“Waktu berakhirnya cuaca ekstrem di Sumbar tidak dapat diprediksi, kadang cuaca membaik, kadang kembali memburuk seketika,” katanya, seperti dilansir Antara.
Namun, ia mengatakan terdapat potensi pengurangan terjadinya cuaca ekstrem pada akhir Januari 2017, walaupun sesekali tetap terjadi.
Advertisement