Waspada! Hujan Lebat, Banjir Mengintip

Masyarakat diminta mewaspadai cuaca ekstrim pada puncak musim hujan antara akhir Januari sampai awal Februrari nanti yang ditandai hujan lebat, angin kencang dan gelombang laut tinggi.

HUJAN lebat disertai petir atau geluduk dan angin kencang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia paling tidak hingga akhir pekan keempat Januari yang menandai masuknya musim hujan.

“Potensi banjir, tanah longsor, genangan air dan banjir bandang serta pohon tumbang diperkirakan akan meningkat, “ kata Deputi Bidang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mulyono Prabowo di Jakarta baru-baru ini.

Wilayah yang ditengarai berpotensi  hujan lebat disertai petir dan angin kencang yakni Aceh, Sumut, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Banten,DKI Jakarta, Jabar, DI Yogyakarta, Jateng dan Jatim, Bali, NTT, NTB, Kalut dan Kaltim, Sulsel dan Sultara, Maluku dan Malut serta Papua.

Menurut Mulyono, fenomena siklon tropis di utara Indonesia sudah berakhir sehingga aliran angin munson dari Asia ke Australia yang membawa uap air kembali menguat dan membuat sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan.

“Jadi, kewaspadaan masyarakat terhadap dampak peningkatan potensi hujan perlu ditingkatkan, “ tuturnya.

Selain potensi hujan di Sumatera, Jawa hingga Papua, gelombang laut setinggi dua sampai empat meter yang membahayakan pelayaran dan kegiatan nelayan juga perlu diantisipasi.

Gelombang pasang diperkirakan di perairan P. Enggano, barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan Banten hingga selatan Jatim, Bali dan NTB dan yang perlu khusus diwaspadai a.l. di Pelabuhan Ratu, Pangandaran, Cilacap, Parangtritis, Pacitan dan selatan Banyuwangi.

Peluang hujan di wilayah Indonesia, menurut Kabid Informasi dan Prediksi Cuaca BMKG Ramlan, juga dipicu oleh masuknya fase basah akibat pergerakan massa udara di garis khatulistiwa dengan periode kering dan basah bergantian atau  diebut fase Madden-Julian Oscilation (MJO).

Faktor lain penguat peluang hujan yakni aktifnya fenomena La Nina hingga level sedang atau moderat, mengacu pada indeks El Nino Southern Oscilation – ENSO atau penyimpangan suhu permukaan Samudra Pasifik di level 3,4 yang dianggap signifikan meningkatkan curah hujan harian di wilayah Indonesia.

Curah hujan pada skala menengah sampai tinggi (200 – 500mm per bulan ) diperkirakan akan terjadi pada Februari di sepanjang pesisir selatan Sumatera, sebagian besar Jawa, sebagian Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku Utara dan sebagian besar wilayah Papua.

Jadi, puncak  musim hujan diprakirakan akan jatuh pada akhir Januari sampai awal Februari. Waspadalah!

 

 

 

Advertisement