GUNUNGKIDUL – Bagi para wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Pulau Jawa harus waspada dalam sepekan ini.
Pasalnya, kini ratusan ubur-ubur beracun (rhizotomae) kembali muncul di kawasan pantai selatan.
Koordinator SAR Wilayah (Korwil) II Pantai Baron di Gunungkidul, Marjono mengatakan, ubur-ubur beracun dalam posisi mengambang sekitar 200 meter dari bibir pantai. “Mohon wisatawan berhati-hati,” katanya seperti diberitakan JPNN, Selasa (23/8)
Meskipun berada sekitar 200 meter dari bibir pantai, ubur-ubur jika terkena ombak atau angin biasanya bergerak hingga ke pasir pantai. Sehingga wisatawan yang berada di pinggir pantai berisiko besar terkena ubur-ubur.
Hewan yang menyerupai payung berumbai itu bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh. “Belakangan, seorang wisatawan harus mendapatkan perawatan medis karena tersengat ubur-ubur beracun,” ungkapnya.
Guna meminimalkan jatuhnya korban, Marjono mengimbau para wisatawan untuk tidak mandi atau bermain di kawasan pantai. Sebab, tim SAR tidak mungkin menyingkirkan ubur-ubur yang jumlahnya ribuan.
Namun, imbauan agar wisatawan menjauh dari pantai tidak mudah. “Pengalaman yang sudah-sudah, para korban sengatan ubur-ubur merupakan wisatawan yang memang nekat bermain air laut,” ujar Marjono.
Dia mengingatkan, meski belum ada korban jiwa, namun sudah ada korban dengan bekas luka seperti terbakar.




