BOGOR—Seluruh siswa miskin berprestasi yang menempuh pendidikan gratis di sekolah SMART Ekselensia Indonesia Dompet Dhuafa lulus Ujian Nasional (UN) 2016. Mereka pun siap berjuang untuk lulus Selekasi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Saat ini, dari 32 siswa, 11 di antaranya sudah diterima di PTN terkemuka di Indonesia melalui jalur undangan. Mereka diterima di kampus ITB, IPB dan UNPAD.
General Manager SMART Ekselensia Indonesia Dompet Dhuafa Muhammad Syafii mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memberi pembelajaran khusus bagi siswa yang saat ini belum tercatat namanya di PTN. Dikatakannya, merupakan sebuah tradisi SMART Ekselensia untuk meluluskan siswanya seratus persen untuk UN dan masuk ke PTN.
“Alhamdulillah tahun sebelumnya siswa kami lulus ke PTN semua. Saat ini memang belum semua, karena SBMPTN itu baru akan diujikan ditanggal 31 mei. Ini prestasi standar yang biasa kita capai. Kita berharap anak-anak bisa lolos melalui jalur SBMPTN,” ujarnya pada acara Wisuda Angkatan VIII SMART Ekselensia Indonesia Dompet Dhuafa di Parung, Sabtu (28/5) kemarin.
Dirinya menambahkan, untuk mencapai target seratus persen lulus UN dan PTN, SMART Ekselensia memberikan program bimbingan belajar mandiri bagi siswa. Selama tiga bulan sebelum masa pembelajaran berakhir kegiatan belajar mengajar dimulai lebih awal untuk menambah waktu belajar siswa. “Anak-anak kelas tiga SMA ini masuk pukul 06.00 WIB untuk ikut bimbel,” jelasnya.
Selain itu siswa juga diberikan pembekalan mental agar siap menghadapi UN, SBMPTN dan juga memasuki dunia kampus agar tidak terkejut dalam mengikuti pembelajaran di kampus dan kemudian juga dapat aktif di berbagai organisasi kampus.
Dirinya berharap siswa lulusan Smart Ekselensia dapat bermanfaat bagi negara dan juga sesama. “Kami juga menanamkan nilai berbagi dan peduli kepada anak-anak. Saat ini siswa di biayayai, atau mendapat perhatian dari yang mampu. Nanti ketika sudah bekerja dan mempunyai penghasilan cukup siswa dapat melanjutkan kebermanfaatan ini,” pungkasnya.
Sebanyak 32 siswa SMART Ekselensia Dompet Dhuafa diwisuda pada Sabtu (29/5) lalu. Mereka adalah anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi gemilang. Mereka berasal dari seluruh Indonesia.





