
CARAL, kota tertua di benua Amerika yang bertahan selama lima ribu tahun, terancam musnah akibat perambahan oleh warga setempat yang kondisi ekonominya terimbas pandemi virus corona.
rkeolog asal AS, Ruth Shady seperti dikutip AFP (20/1) menyebutkan, warga sekitarnya merambah situs arkeologi yang steril dari peradaban manusia modern itu yang terletal di Peru itu.
Shady bahkan megaku diancam akan dibunuh jika tidak menghentikan penelitiannya, sementara okupasi dan aksi perusakan secara liar terjadi sejak awal Maret tahun lalu saat pemerintah memberlakukan kebijakan lockdown dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.
“Ada orang-orang yang sengaja datang untuk merusak situs properti milik pemeritah itu untuk lokasi bercocok-tanam, “ kata anggota tim lainnya, arkeolog Daniel Mayta kepada AFP.
“tu sangat berbahaya, karena berarti mereka menghancurkan warisan budaya berusia yang sudah berusia 5.000 tahun,” tutur Mayta.
Caral terletak di lembah sungai Supe, sekitar 182 kilometer di utara ibu kota, Â Lima yangi dibangun antara era 3.000-1.800 SM di gurun yang gersang dan awal peradaban Amerika.
Orang-orangnya hidup satu era dengan Firaun di Mesir dan peradaban Mesopotamia, bahkan peradaban Caral lebih dulu ada dibandingkan Kerajaan Inca yang jauh lebih terkenal pada abad ke-45.
Namun warga seolah-olah tidak menggubris fakta tersebut dan mereka mengambil alih 10 hektar situs arkeologi Chupacigarro untuk menanam alpukat, buah-buahan dan kacang, memanfaatkan longgarnya  pengawasan polisi selama 107 hari lockdown nasional.
Caral dengan luas 66 Ha ditandai tujuh piramida terbuat dari batu terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO pada 2009.
Peradaban Caral diyakni berjalan damai, dengan bukti tak ada penemuan senjata maupun benteng. Situs ini sempat ditutup karena pandemi dan dibuka lagi pada Oktober dengan harga tiket tiga dollar AS (Rp 42.000).
Selama pemberlakuan lockdown, beberapa peninggalan arkeologi dijarah dari Caral. Polisi menangkap dua orang karena merusak sebagian situs yang berisi mumi dan keramik pada Juli tahun lalu.




