
HALMAHERA – Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba menyatakan lima desa di kabupaten itu terdampak gempa bumi 7,2 Skala Richter.
Sebanyak 160 bangunan dilaporkan rusak dan seorang warga Gane Luar bernama Aisyah meninggal akibat tertimpa bangunan.
Bahrain menambahkan, berdasarkan laporan resmi dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan Jalil Effendi, kerusakan rumah akibat gempa itu di Desa Koititi, Desa Papaceda, Lemo-Lemo (Kecamatan Gane Barat) dan Desa Tabamasa serta Nyonyifi (Kecamatan Bacan Timur).
Warga yang terdampak gempa, terutama di Gane Barat dan Gane Luar, telah mengungsi ke berbagai daerah yang lokasinya berada di ketinggian
Pihaknya telah menyiapkan lokasi pengungsian, di antaranya di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Kantor Inspektorat, Kantor PKS, Kodim 1509/Labuha, Kantor DPRD, dan areal Masjid Raya Al-Khairaat.
“Kami akan turun untuk memantau seluruh kondisi yang terdampak gempa 7,2 SR, bahkan pada malam ini, personel TNI telah diterjunkan ke lokasi terdampak gempa,” katanya, dilansir Antara.




