17 Orang Tewas karena Wabah Diare di Somalia

Ilustrasi Wabah diare membunuh 17 orang Somalia. Foto: irinnews

MOGADISHU (KBK) – Sedikitnya 17 orang termasuk anak-anak tewas menyusul wabah diare yang menyebar di Somalia Selatan dalam dua minggu terakhir.

Bupati Hawaadley di wilayah Shabelle Tengah, Ali Mohamed kepada wartawan, Rabu (20/1/2016) menjelaskan, situasi tersebut belum tertangani oleh otoritas medis, meskipun seluruh tim medis diturunkan menangani kasus wabah diare tersebut.

Ali mengatakan, banjir baru-baru ini menjadi pemicu berjangkitnya wabah diare tersebut. Ia mengatakan, ini fenomena cuaca El Nino yang membuat sumber air tercemar.

“Selama El-Nino periode akhir tahun lalu, Sungai Shabelle meluap dan menyebarkan penyakit di desa. Kami hanya memiliki satu rumah sakit di desa, dan tidak mampu menangani situasi seperti itu,” kata Mohamed.

Lembaga-lembaga kemanusiaan memperkirakan 145.000 orang terkena dampak akibat fenomena El-Nino tahun lalu, sebagian besar di bagian tengah dan utara Somalia.

Seperti dilaporkan Xinhua, Kamis (21/1/2016), Koordinator Kemanusiaan untuk Somalia Peter de Clercq mengatakan, Somalia masih menghadapi krisis kemanusiaan dengan 4,9 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan dan 308.000 anak-anak di bawah usia 5 tahun mengalami kekurangan gizi akut.

Advertisement