SUKABUMI –Â Evakuasi pengunjung yang terjebak di cerobong PLTU Cipatuguran, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi sejak Rabu (21/6/2017) masih terus dilakukan hingga kini.
Tim Basarnas dan SAR lainnya hingga Kamis siang masih berupaya mengevakuasi pengunjung yang terjebak dan baru tiga yang berhasil dievakuasi.
“Kami baru bisa mengevakuasi tiga pengunjung yang terjebak di lantai empat dengan ketinggian 105 meter pada Rabu (21/6) malam. Saat dievakuasi ketiga korban dalam kondisi lemas karena minimnya udara serta logistik makanan,” kata Komandan Basarnas Pos Sukabumi Aulia Solihanto.
Kini pihaknyatengah berupaya mengevakuasi empat korban lainnya di lantai tujuh dengan ketinggian sekitar 210 meter.
Ia mengatakan kondisi keempat korban yang sudah terjebak di cerobong selama 24 jam lebih dan terpapar asap sudah semakin lemas karena minimnya udara dan makanan. Oleh karena itu, selain berupaya mengevakuasi, anggota SAR juga mengirim pasokan makanan ke lantai tujuh cerobong.
Tim SAR akan menurunkan satu persatu korban dari satu lantai ke lantai lain menggunakan tali. Jarak antar lantai pada cerobong itu sekitar 35 meter.
Tim Basarnas baru bisa mencapai lantai tujuh cerobong sekitar pukul 02.30 WIB Kamis dan hingga kini masih melanjutkan evakuasi. Keempat korban sudah diturunkan ke lantai empat cerobong pada ketinggian sekitar 130-140 meter saat ini.
“Setiap lantai kami siapkan petugas Search Rescue Unit (SRU) yang secara estafet menurunkan korban ke lantai yang ada di bawahnya,” kata Aulia, dikutip Antara.
Diberitakan sebelumnya ketujuh pengunjung terjebak karena lift mati dan tak ada tangga di PLTU tersebut, sejak Rabu siang kemarin.





