ALEPPO, (KBK) – Sekitar 30.000 warga sipil sudah dievakuasi dari kota Aleppo Timur, di Suriah Utara.
Demikian disampaikan pejabat Komite Internasional Palang Merah (ICRC) kepada wartawan, Rabu (21/12/2016).
Selain masyarakat sipil, para pemberontak pun ikut dalam evakuasi tersebut. Tentara Suriah akan mendeklarasikan kota Aleppo timur bebas dari pemberontak ketika pemberontak terakhir meninggalkan kota itu.
Evakuasi tersebut merupakan bagian dari kesepakatan terbaru antara Rusia dan Turki. Hal ini juga termasuk evakuasi warga sipil dari kota Syiah, Kafraya dan Foa, yang dikepung oleh para pemberontak di provinsi barat laut Idlib.
Operasi evakuasi telah berlangsung sejak Kamis lalu, dan para pemberontak meninggalkan kota dengan bus dan mobil melalui persimpangan Ramouseh selatan Aleppo ke wilayah yang dikuasai pemberontak di pedesaan barat daya Aleppo.





