JAKARTA – Virus Zika kini menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)tidak lagi dianggap sebagai darurat medis internasional, meskipun kasus zika masih beredar hingga kini.
WHO tidak memungkiri bahwa Zika masih ada tapi sudah tidak dalam kondisi darurat penanganannya.
Diketahui kasus zika ini sempat menjadi perbincangan hangat dimana infeksi Zika dapat menimbulkan cacat lahir parah di hampir 30 negara. Ibu hamil yang terjangkit virus yang ditularkan lewat gigitan nyamuk tersebut akan melahirkan bayi dengan kepala abnormal berukuran kecil dan perkembangan otak yang terbatas.
Seperti dilansir BBC, Sabtu (19/11/2016), kepala komite darurat WHO Dr David Heymann, mengatakan Zika masih menjadi ancaman yang ada hingga jangka panjang.
Namun hanya sedikit orang yang meninggal karena Zika, dan hanya satu dari lima orang yang terinfeksi mengalami gejalanya, berupa demam, ruam dan nyeri sendi.
Kini, WHO beralih dari penanganan darurat Zika ke pendekatan jangka panjang terhadap infeksi yang telah menyebar di seluruh Amerika Latin, Karibia dan sekitarnya.
Â





