LIBANON – Mencegah masuknya para teroris dari kelompok radikal, sebuah tembok pembatas dibangun Libanon membangun tembok di dekat kamp pengungsian warga Palestina.
Militer mengatakan kepada AFP, “Pembangunan tembok bertujuan untuk menghentikan penyusupan teroris di dalam Ain al-Hilweh, setelah sebelumnya terjadi penangkapan teroris yang berlindung di pengungsian,” katanya, Selasa (22/11/2016).
Nantinya tembok tersebut akan dibangun setinggi 4-5 meter di kamp pengungsian terbesar warga Palestina di Libanon yang ditempati sekitar 80 ribu pengungsi tersebut, dengan target penyelesaian selama 15 di bulan.
Sebelumnya, pada September 2016, telah tertangkap pengungsi Palestina yang berhubungan dengan kelompok teroris ISIS.





