JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) menggalang petisi daring yang mendesak pemerintah mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga Senin (8/6/2026) pukul 10.00 WIB, petisi tersebut telah memperoleh 26.727 tanda tangan terverifikasi.
Seruan itu disampaikan melalui akun Instagram resmi BEM Unair dan ditandatangani oleh Presiden BEM Unair, Rizqi Senja. Dalam unggahan tersebut, BEM Unair mengajak masyarakat untuk mendukung penghentian sementara program MBG sambil menunggu berbagai persoalan yang dinilai masih membayangi pelaksanaannya diselesaikan.
Rizqi menjelaskan, salah satu alasan utama munculnya petisi tersebut adalah polemik yang terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk pergantian pimpinan lembaga tersebut dan proses hukum yang menyeret mantan kepala BGN.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator yang cukup kuat untuk mempertanyakan pelaksanaan program MBG. Karena itu, BEM Unair memilih membuka petisi sebagai bentuk aspirasi publik sekaligus tekanan kepada pemerintah agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.
BEM Unair juga menegaskan bahwa penolakan terhadap MBG bukanlah sikap baru. Sejak awal, organisasi mahasiswa tersebut telah menyuarakan kritik terhadap program itu dengan alasan mulai dari persoalan implementasi di lapangan, penggunaan anggaran yang besar, hingga dugaan praktik mark-up dalam pengadaan barang dan jasa.
Meski demikian, BEM Unair mengaku tidak menolak upaya peningkatan gizi masyarakat. Mereka mengusulkan agar pemerintah memfokuskan program MBG pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang dinilai lebih membutuhkan intervensi pemerintah dibanding daerah perkotaan.
Dalam petisi yang beredar secara daring, BEM Unair juga menyoroti sejumlah isu lain seperti keamanan pangan, penggunaan anggaran negara, serta dugaan praktik korupsi dalam pelaksanaan program.
Mereka meminta pemerintah menghentikan sementara MBG hingga seluruh persoalan tersebut ditangani secara transparan dan akuntabel.
Rizqi menyebut dukungan terhadap petisi terus meningkat.
Selain jumlah penandatangan yang bertambah, unggahan terkait petisi di media sosial juga mendapat perhatian besar dari publik dengan jutaan tayangan dan tingkat keterlibatan yang tinggi.
Melalui petisi tersebut, BEM Unair berharap pemerintah dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG dan memastikan setiap kebijakan publik dijalankan dengan mengutamakan keselamatan, kesejahteraan, serta kepentingan masyarakat.





