YERUSSLEM – Hampir seratus pemukim Israel telah menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem Al-Quds di tengah ketegangan antara pasukan militer Israel dan demonstran Palestina di wilayah pendudukan.
Mahmoud Abu Atta, seorang koordinator media di Al-Aqsa Foundation untuk Wakaf dan Warisan, mengatakan pada kantor berita Safa bahwa 96 pemukim ilegal, dikawal oleh beberapa kelompok pasukan Israel dan dipimpin oleh sejumlah panduan dan rabi, memasuki situs melalui Bab al-Maghariba pada hari Minggu (27/11/2016) pagi.
Abu Atta menambahkan jika tentara Israel juga hadir di gerbang pintu masuk ke masjid dan benar-benar melakuk an pemeriksaankartu identitas jamaah yang berdatangan.
Diketahui, Kompleks Masjid al-Aqsa adalah situs Islam yang suci bagi orang Yahudi dan juga Kristen. Masjid ini tempat suci ketiga Islam setelah Mekkah dan Madinah di Arab Saudi.
Wilayah Palestina yang diduduki Israel telah menyaksikan ketegangan sejak pasukan Israel memberlakukan pembatasan masuknya jamaah Palestina ke dalam kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem Timur al-Quds di Agustus 2015.
Lebih dari 260 warga Palestina telah kehilangan nyawa mereka di tangan pasukan Israel di ketegangan sejak awal Oktober lalu. Kekerasan itu juga telah menewaskan sedikitnya 32 warga Israel, dua orang Amerika, seorang Eritrea dan Sudan. Demikian dilaporkan Press TV.




